KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Seorang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Martapura, tepatnya di Jalan Rantauan Darat, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Peristiwa tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin dengan mengerahkan tim rescue ke lokasi kejadian.

Korban, M. Irfan (13), warga Jalan Sekeluarga II, Kelurahan Pekauman. Berdasarkan laporan Ditpolairud Polda Kalsel, korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 18.03 WITA saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Martapura.

Kronologi kejadian bermula ketika korban berenang dari area lapangan basket menuju kawasan pelelangan ikan. Namun di tengah perjalanan, korban diduga terseret arus sungai karena kurang mahir berenang hingga akhirnya tenggelam dan tidak muncul ke permukaan.

Upaya pencarian awal sempat dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga dan warga setempat. Meski demikian, hingga laporan diteruskan ke Basarnas Banjarmasin, korban belum berhasil ditemukan sehingga diperlukan bantuan tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan pihaknya langsung memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari enam personel pada pukul 19.13 WITA. 

"Tim menuju lokasi menggunakan jalur darat dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam," ungkapnya.

Dalam operasi pencarian ini, sejumlah unsur SAR dilibatkan, antara lain Kansar Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalsel, Rescue 911 Banjarmasin, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan meliputi satu unit perahu karet bermesin, dua set peralatan selam, Aqua Eye sebagai alat pendeteksi objek bawah air, serta perlengkapan water rescue lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan ringan dengan keterbatasan jarak pandang akibat malam hari, namun tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal untuk menemukan korban. (SABRIANOOR/j)