SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Gedung Expo Sampit disiapkan menjadi asrama sementara 500 Personel TNI Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Kodam XXII/Tambun Bungai di Kotim.

"Gedung Expo kita dipinjam pakai untuk asrama sementara anggota Batalyon. Ada sekitar 500 personel TNI yang akan menempati gedung itu. Bupati sudah menyetujui untuk menggunakan Gedung Expo," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKMPP) Kotim, Johny Tangkere, Senin, 12 Januari 2026.

Pemilihan Gedung Expo Sampit sebagai lokasi penempatan sementara dilakukan karena daya tampungnya cukup besar dan mampu mengakomodasi ratusan personel. Saat ini, gedung tersebut menjadi satu-satunya aset milik Pemkab Kotim yang dinilai layak untuk digunakan sebagai asrama sementara.

Ia mengakui, kondisi Gedung Expo memang mengalami beberapa kerusakan di sejumlah bagian. Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi kendala utama dalam rencana pemanfaatannya.

"Terkait perbaikan, saya belum mengetahui secara detail apakah akan ditangani oleh pihak TNI atau seperti apa. Yang jelas, untuk fasilitas dan perlengkapan pendukung akan disiapkan oleh pihak TNI sendiri," ujar Johny.

Saat ini, sebagai tahap persiapan, pihak TNI mulai membangun fasilitas pendukung di sekitar Gedung Expo seperti sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK) untuk menunjang kebutuhan personel selama menempati lokasi tersebut.

Johny menyebut, ratusan personel Yon TP Kodam XXII/Tambun Bungai dijadwalkan mulai menempati Gedung Expo pada akhir Februari atau awal Maret 2026.

Adapun penempatan Yon TP di Kotim merupakan bagian dari rencana pengembangan dan pemekaran Kodam XXII/Tambun Bungai di wilayah Kalimantan Tengah. Dengan keberadaan Korem 102/Panju Panjung di Kotim, maka satuan batalyon ditempatkan untuk memperkuat struktur pertahanan wilayah.

"Karena Korem berada di Kotim, otomatis batalyon juga ditempatkan di sini. Skema pinjam pakai Gedung Expo ini bersifat sementara sampai asrama permanen mereka selesai dibangun," pungkasnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Operasional (Pasi Ops) Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Syahidin menjelaskan rencana pengembangan satuan TNI di wilayah Kotim dalam waktu dekat Korem 102/Panju Panjung akan dibangun di Kotim. Saat ini masih dalam proses pemenuhan personel sehingga belum efektif. 

"Untuk program 2026 pengembangan satuan TNI rencananya akan dibangun Brigif dan Yonif TP di wilayah kita.

Saya sudah koordinasi dengan Sekda karena di bulan Februari atau Maret personel Yon TP sudah masuk wilayah kita kurang lebih 500 orang," katanya. 

Pihaknya telah melakukan pinjam pakai Gedung Expo dari Diskop UKMPP untuk penempatan sementara personel Yon TP. 

"Untuk Brigif masih tarik ulur di Pangkalan Bun atau Sampit. Sementara informasi terakhir Brigif di Pangkalan Bun dan Yonif TP di Sampit nanti kita siapkan di Km 18 dalam proses penyelesaian lahan," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)