KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Hingga dua hari ini identitas mayat yang ditemukan mengapung di Sungai Katingan Desa Luwuk Kiri, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan belum diketahui.

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan warga Desa Luwuk Kiri mengapung di Sungai Katingan yang tengah terbawa arus.

Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto melalui Kasatpolairud AKP Romlan, Senin, 12 Januari 2026 mengatakan identitas korban belum diketahui dan masih tercatat sebagai Mr. X. 

Saat ditemukan, korban mengenakan baju berwarna hitam dan tidak menggunakan celana. 

“Jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan untuk identifikasi lebih lanjut,” katanya.

Menurut keterangan warga dan Kepala Desa Luwuk Kiri, kata Kasatpolairud, tidak ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, sehingga korban diduga hanyut dari hulu DAS Katingan. 

Ia mengakatan jika kondisi mayat diperkirakan telah meninggal lebih dari tiga hari. 

Hingga saat ini Polres Katingan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dan penyebab kematian korban, serta mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar melapor ke pihak kepolisian.

Pada Minggu, 11 Januari 2026 pagi, warga Desa Luwuk Kiri, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mengapung di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan. 

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Madan sekitar pukul 09.00 WIB.

Mayat diketahui berjenis kelamin laki-laki. Saksi melihat mayat mengapung di sungai dan melaporkannya kepada anggota Linmas Desa, Arbain. 

Selanjutnya, Arbain bersama Ugel menggunakan kelotok air dengan bantuan Sayuti mengevakuasi mayat ke pinggir sungai, lalu melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan Polsek Tasik Payawan. (ABDUL GOFUR/j)