BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Nomor 26 Tahun 2025 tentang Penetapan Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Semester Kedua Tahun 2025, total pemilih di provinsi ini mencapai 2.046.658 orang. Data ini tersebar di 14 Kabupaten/Kota, 136 Kecamatan, dan 1.571 Kelurahan/Desa.
"Secara keseluruhan, jumlah pemilih laki-laki sebanyak 1.051.699 orang lebih banyak dibandingkan pemilih perempuan yang berjumlah 994.959 orang. Namun, terdapat fakta menarik dimana Kota Palangka Raya menjadi satu-satunya daerah di Kalteng yang jumlah pemilih perempuan lebih besar dari laki-laki," ujar Ketua KPU Provinsi Kalteng, Sastriadi pada Senin, 12 Januari 2026.
Rincian untuk Kota Palangka Raya ujarnya mencatat 111.796 pemilih laki-laki dan 113.337 pemilih perempuan, dengan total keseluruhan sebanyak 225.133 pemilih. Daerah ini memiliki 5 Kecamatan dan 30 Kelurahan/Desa yang menjadi wilayah penyebaran data pemilih tersebut.
Kabupaten dengan jumlah pemilih terbanyak adalah Kotawaringin Timur, yang mencatatkan total 328.354 orang pemilih (168.749 laki-laki dan 159.605 perempuan), dengan cakupan 17 Kecamatan dan 185 Kelurahan/Desa. Diikuti oleh Kabupaten Kapuas dengan total 308.220 pemilih dan Kabupaten Kotawaringin Barat dengan 211.583 pemilih.
"Di sisi lain, Kabupaten Sukamara menjadi daerah dengan jumlah pemilih paling sedikit di Kalteng, yaitu sebanyak 47.549 orang (24.918 laki-laki dan 22.631 perempuan), yang tersebar di 5 Kecamatan dan 32 Kelurahan/Desa. Sementara itu, Kabupaten Barito Timur mencatat total 88.366 pemilih dan Kabupaten Murung Raya sebanyak 88.274 pemilih," tambahnya.
Rekapitulasi yang ditetapkan KPU Kalteng tambah Sastriadi ini menjadi dasar resmi untuk data pemilih di Kalteng. Dengan adanya perbedaan komposisi jenis kelamin khususnya di Kota Palangka Raya, diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penyelenggaraan kegiatan pemilihan yang lebih adaptif dengan karakteristik wilayah. (MARINI/j)









