BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas telah sukses melaksanakan panen telur ayam petelur sebagai hasil dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan produktif yang bernilai ekonomis.
Kepala Rutan Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja WBP. Melalui pembinaan kemandirian, WBP diharapkan memiliki bekal keterampilan untuk masa depan.
“Melalui pembinaan kemandirian seperti ayam petelur ini, kami berharap Warga Binaan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti, sehingga mampu mandiri dan berdaya guna di tengah masyarakat,” ujar Daniel Kristianto, Senin, 12 Januari 2026.
Diketahui program pembinaan kemandirian ayam petelur tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan WBP yang telah melalui proses seleksi. Para WBP diberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan mulai dari perawatan ayam, pemberian pakan, menjaga kebersihan kandang, hingga proses panen telur.
Hasil panen telur yang diperoleh menunjukkan perkembangan yang positif. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan yang dijalankan Rutan Kuala Kapuas dalam membekali WBP dengan keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan secara nyata.
Selain sebagai sarana pembinaan, hasil panen telur ayam petelur juga dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal Rutan dan berpotensi dikembangkan sebagai produk bernilai tambah. (SABRIANOOR/y)









