BORNEONEWS, Jakarta – Ratusan penumpang, termasuk penumpang asal Palangka Raya, mengajukan protes kepada pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, akibat keterlambatan puluhan jadwal penerbangan yang membuat penumpang terlantar, Senin, 12 Januari 2026.
Penundaan penerbangan terjadi akibat cuaca buruk yang melanda wilayah Tangerang sejak pagi hari. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah pesawat harus dialihkan ke bandara lain sambil menunggu cuaca membaik.
Menurut Ihsan, petugas bandara, faktor cuaca menjadi penyebab utama terganggunya operasional penerbangan. Hujan deras dan jarak pandang terbatas dinilai tidak memungkinkan pesawat mendarat sesuai jadwal.
Salah satu penerbangan yang terdampak adalah rute Palangka Raya–Yogyakarta dengan transit di Tangerang. Pesawat Batik Air yang dijadwalkan berangkat dari Palangka Raya pukul 07.00 WIB dan tiba di Tangerang pukul 09.00 WIB, terpaksa mengubah rute akibat hujan lebat.
Alih-alih mendarat di Tangerang, pesawat harus berputar arah menuju Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Di Pangkal Pinang, penumpang masih berada di dalam pesawat selama kurang lebih dua jam sebelum akhirnya melanjutkan penerbangan kembali ke Tangerang.
Akibat perubahan jadwal tersebut, proses transit menjadi kacau dan sejumlah penumpang ketinggalan penerbangan lanjutan menuju Yogyakarta.
“Karena transit, kami ketinggalan pesawat. Baru tiba di Tangerang pukul 12.58 WIB dan diarahkan ke penerbangan pukul 16.20 WIB, namun kembali mengalami delay dan baru berangkat pukul 20.40 WIB,” kata Yundhi, salah seorang penumpang asal Palangka Raya.
Ia mengatakan para penumpang dapat memahami keterlambatan akibat cuaca. Namun, minimnya informasi dan kejelasan dari pihak bandara memicu kekecewaan hingga berujung protes.
Menanggapi hal tersebut, pihak bandara menyampaikan permohonan maaf dan menyebut telah berupaya maksimal melakukan koordinasi dengan maskapai penerbangan.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah jadwal penerbangan masih belum mendapat kepastian keberangkatan, termasuk rute menuju Banjarmasin yang masih menyisakan protes dari puluhan penumpang. (TESTI PRISCILLA/j)









