PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menyampaikan bahwa ekonomi Kalimantan Tengah tahun 2026 diproyeksikan akan tumbuh tinggi dan menunjukkan daya tahan yang kuat. 

Hal ini menjadi bukti perkembangan positif perekonomian daerah yang terus diperkuat melalui berbagai langkah sinergis antara pemerintah dan pelaku ekonomi.

Yuliansah menjelaskan bahwa dari sisi sektor riil, pertumbuhan ekonomi Kalteng di tahun 2026 diperkirakan akan didorong oleh sektor pertambangan dan penggalian yang terus mengoptimalkan ekspor komoditas seperti bauksit dan kayu olahan, serta sektor konstruksi yang akan semakin berkembang seiring dengan realisasi proyek infrastruktur pemerintah dan swasta.

"Selain itu, sektor jasa dan penyediaan akomodasi serta makanan minuman juga diprediksi akan tumbuh positif berkat meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat," tambahnya, Selasa 13 Januari 2026.

Meskipun dihadapkan pada tantangan kapasitas fiskal daerah yang semakin terbatas dan ketidakpastian kondisi global, Yuliansah menegaskan bahwa ekonomi Kalteng memiliki daya tahan yang baik. Hal ini katanya didukung oleh sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran serta mempercepat realisasi proyek pembangunan.

“Kita terus mendorong sinergi dengan semua pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas makroekonomi, termasuk pengendalian inflasi dan kelancaran pasokan bahan pokok,” ujar Yuliansah. 

Selain itu, program-program strategis seperti ekonomi biru dengan pengembangan shrimp estate dan food estate juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.

Untuk mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berdaya tahan, BI Kalteng katanya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder terkait. 

"Langkah-langkah seperti percepatan investasi, peningkatan produktivitas sesuai potensi daerah, dan kemudahan perizinan berusaha juga akan terus didorong agar ekonomi Kalteng dapat tumbuh secara berkelanjutan," tutupnya. (MARINI/j)