BORNEONEWS, Palangka Raya – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Leonard S Ampung menegaskan pentingnya efisiensi dan efektivitas anggaran menyusul penurunan APBD Provinsi Kalteng 2026.
APBD Kalteng tercatat turun 34,71 persen dari Rp 8,3 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp 5,4 triliun pada 2026, sehingga ruang fiskal pemerintah daerah menjadi semakin terbatas.
Leonard menyampaikan bahwa penurunan yang terjadi memicu belanja pemerintah harus benar-benar dipilah sesuai tingkat prioritas.
“Jadi pembangunan betul-betul harus dilakukan di atas prioritas-prioritas lain, ada yang lebih prioritas, sehingga perlu dipilah belanja-belanja yang betul-betul bermanfaat di masyarakat,” ujarnya di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 13 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah menerapkan kebijakan penghematan serta skala prioritas agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.
Leonard menambahkan, sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur strategis menjadi fokus utama pengalokasian anggaran.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menekan belanja yang tidak bersifat mendesak. (HERMAWAN DP/R)
Leonard S Ampung: APBD Kalteng Turun 34,17 Persen
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Berdoa agar Karhutla Berakhir
Pemprov Kalteng Gelar Istighosah dan Doa Bersama Hadapi Karhutla
Ribuan Santri Gelar Istighatsah, Doakan Kalteng Bebas Karhutla dan Kabut Asap
Komentar (0)
Memuat komentar…






