BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kuala Kapuas kini diramaikan dengan hadirnya kuliner sederhana namun menggugah selera, yakni nasi gigit.
Sajian nasi porsi kecil dengan aneka lauk ini mulai menjamur di sejumlah titik kota dan menjadi pilihan favorit warga, khususnya untuk menu sarapan maupun makan malam.
Dengan harga terjangkau dan cita rasa pedas khas, nasi gigit sukses menarik minat berbagai kalangan.
Salah satu penjual nasi gigit yang mulai dikenal berada di kawasan Jalan D. I. Panjaitan, tepatnya di deretan Masjid Darul Muttaqien.
Usaha kuliner ini mulai beroperasi setiap hari setelah waktu Magrib hingga pukul 20.00 WIB. Kehadirannya memberi alternatif makanan praktis bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari.
Beragam menu ditawarkan untuk memanjakan lidah pelanggan. Di antaranya ayam suwir pedas, sambal goreng hati kentang, usus pedas, pentol pedas, mandai pedas, hingga orek tempe.
Seluruh menu disajikan dengan cita rasa pedas yang menjadi ciri khas nasi gigit dan digemari pecinta makanan sederhana namun lezat.
"Dengan harga Rp5.000 per porsi, pembeli sudah bisa menikmati nasi gigit dengan pilihan lauk," ucap Ummu, penjual Nasi Gigit.
Menariknya, pelanggan juga diperbolehkan mencampur dua menu dalam satu porsi, sehingga memberi keleluasaan dalam menentukan rasa sesuai selera tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Selain melayani pembelian langsung, penjual nasi gigit ini juga menyediakan layanan pesan antar melalui ojek online.
Hal tersebut semakin memudahkan masyarakat Kuala Kapuas untuk menikmati nasi gigit tanpa harus keluar rumah, sekaligus menunjukkan bahwa kuliner sederhana ini mulai beradaptasi dengan tren layanan digital dan gaya hidup praktis masyarakat perkotaan. (SABRIANOOR/R)








