BORNEONEWS, Tamiang Layang – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu memimpin penyaluran bantuan pascabanjir di Kecamatan Dusun Tengah, Selasa, 13 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, Wabup didampingi Kepala Pelaksana dan Sekretaris BPBD Damkar Barito Timur.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Kantor Lurah Ampah Kota dan dihadiri Camat Dusun Tengah, Kapolsek Dusun Tengah, Danramil 1012-07 Ampah dan Lurah Ampah Kota.
Bantuan berupa paket bahan kebutuhan pokok diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga terdampak banjir.
Dalam sambutannya sebelum menyerahkan bantuan, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud empati dan perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Bantuan ini mungkin tidak bisa memenuhi kebutuhan bapak ibu, tetapi adalah bentuk empati dan perhatian dari pemerintah daerah untuk sedikit meringankan beban yang dialami oleh warga yang terdampak banjir,” ujarnya.
Wakil Bupati juga berharap bantuan itu dapat diterima dengan baik oleh warga. “Semoga ini bisa diterima dengan baik sebagai bentuk empati pemerintah daerah meski tidak menjawab semua kebutuhan bapak ibu,” tambahnya.
Adi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga akan mengevaluasi kondisi yang ada untuk meminimalisir dampak banjir di masa depan.
“Nanti mungkin Pak Camat dan Pak Lurah perlu bantu pelajari misalkan apa penyebab banjir semakin dalam, sehingga dengan mengetahui penyebabnya kita bisa berusaha untuk meminimalisir dampak yang dialami oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Camat Dusun Tengah Prismayandi menjelaskan bahwa pada 26 hingga 27 Desember 2025 terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan banjir di sejumlah desa, termasuk di Kecamatan Dusun Tengah.
“Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi ini maka sungai-sungai yang berada di wilayah Kecamatan Dusun Tengah, yaitu Sungai Awang dan Sungai Karau, debit airnya meninggi dan beberapa desa di Kecamatan Dusun Tengah terendam banjir,” jelasnya.
Prismayandi merinci, di Kecamatan Dusun Tengah terdapat enam desa dan satu kelurahan yang terdampak banjir, yaitu Desa Muara Awang (50 rumah), Netampin (240 rumah), Sumber Garunggung (11 rumah), Ampah II (131 rumah), Putai (33 rumah) dan Kelurahan Ampah Kota (873 rumah).
Pemerintah kecamatan bersama unsur Muspika, pemerintah desa dan relawan telah melakukan langkah tanggap darurat sejak awal kejadian.
“Kami bersama-sama unsur Muspika kemudian juga dibantu oleh pemerintah desa dan relawan memberikan tanggap darurat, mulai dari imbauan kepada warga, menyampaikan informasi kepada desa, kelurahan dan RT terdampak, serta menyediakan posko bagi warga terdampak banjir,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Prismayandi atas nama Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah dan mewakili warga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur atas bantuan yang disalurkan.
“Tentunya ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga kita yang sedang terkena musibah. Kita doakan semoga pemimpin di tingkat kabupaten, Bapak Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur beserta jajaran, diberi kesehatan dan kekuatan sehingga dapat mengurus kabupaten ini menuju masyarakat yang adil dan sejahtera,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









