KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Banjarmasin - Seorang remaja berusia 16 tahun dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Jalan Martapura Lama, Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa malam, 13 Januari 2026. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banjarmasin langsung mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian korban.

Korban, Muhammad Ilham Fikri (16). Berdasarkan informasi awal, korban tenggelam saat sedang berenang di sungai tersebut bersama seorang rekannya. Hingga Selasa malam, keberadaan korban masih belum ditemukan.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.15 WITA. Menurut keterangan saksi yang juga merupakan rekan satu asrama korban, Muhammad Alfi Islami, korban sempat meloncat ke sungai dan berenang ke arah pinggiran. Namun setelah sempat terlihat timbul dan berusaha menepi, korban kemudian tidak terlihat lagi di permukaan air.

Laporan kejadian diterima Kansar Banjarmasin pada pukul 22.00 WITA dari Roby, petugas DPKP Kabupaten Banjar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kansar Banjarmasin segera memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari sembilan personel menuju lokasi kejadian.

Tim SAR berangkat pada pukul 22.20 WITA dengan menggunakan dua unit rescue car. Dalam operasi ini, tim dilengkapi dengan peralatan water rescue serta tiga set alat selam guna mendukung upaya pencarian di dalam air.

Koordinator SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat di lapangan. 

“Kami telah menurunkan tim penyelamat lengkap dengan peralatan pendukung. Koordinasi terus dilakukan agar pencarian dapat berjalan efektif dan aman,” ujarnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kansar Banjarmasin, Polsek Martapura Timur, DPKP Kabupaten Banjar, BPBD Kabupaten Banjar, James Rescue, serta Emergency Banjar Response. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pemantauan dan persiapan teknis di lokasi kejadian dengan kondisi cuaca terpantau cerah. (SABRIANOOR/j)