TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kabupaten Barito Timur secara resmi menetapkan para juara Turnamen Bola Voli Pelajar Tahun 2026 setelah rangkaian pertandingan berakhir dan ditutup, Selasa malam, 13 Januari 2026.

Penutupan ditandai dengan penyerahan trofi dan hadiah uang tunai kepada tim-tim terbaik yang tampil konsisten sepanjang kompetisi.

Pada kategori putra, SMAN 1 Tamiang Layang tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan permainan solid sejak babak awal. Posisi kedua ditempati SMKN 1 Tamiang Layang, disusul SMKN 1 Raren Batuah di peringkat ketiga dan SMAN 1 Raren Batuah pada posisi keempat.

Sementara itu di kategori putri, dominasi ditunjukkan oleh SMAN 1 Paku yang berhasil meraih gelar juara. Peringkat kedua diraih SMPN 2 Benua Lima, sedangkan posisi ketiga dan keempat masing-masing ditempati SMAN 1 Paju Epat dan SMAN 1 Awang Lapai.

Ketua Panitia Turnamen, Joko Subandono, menyampaikan bahwa capaian para juara merupakan hasil dari proses panjang latihan dan kerja sama tim yang baik. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kemampuan.

“Selamat kepada para pemenang. Prestasi ini adalah hasil latihan yang sungguh-sungguh dan semangat juang yang tinggi. Bagi tim yang belum berhasil, jangan berkecil hati, teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan,” ujarnya.

Joko menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti oleh 34 regu yang terdiri dari 17 regu putra dan 17 regu putri dari berbagai sekolah jenjang SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Barito Timur. Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dari kalangan pelajar terhadap olahraga bola voli.

“Peserta berasal dari siswa-siswi tingkat SMP, SMA, dan SMK. Total ada 17 regu putra dan 17 regu putri yang ambil bagian dalam turnamen ini,” katanya.

Menurut Joko, seluruh pertandingan digelar selama beberapa hari agar setiap tim memperoleh kesempatan bertanding yang adil dan maksimal. Pola ini juga dirancang untuk menjaga kualitas kompetisi tetap sehat dan kompetitif.

Ia menambahkan, turnamen ini bukan hanya soal mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga.

“Turnamen ini mengajarkan sportivitas, disiplin dan semangat berprestasi. Antusiasme peserta sangat tinggi, meski memang belum seluruh sekolah bisa berpartisipasi,” tuturnya.

Ke depan, panitia dan BAPOPSI Barito Timur berharap cakupan peserta dapat semakin diperluas sehingga seluruh sekolah dapat ikut ambil bagian.

“Tahun ini memang belum seluruh sekolah berpartisipasi, namun ini menjadi evaluasi dan motivasi agar turnamen berikutnya bisa lebih merata dan semakin semarak,” tandas Joko. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)