BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bersama PMI Kotim menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
"Bantuan logistik dan peralatan yang disalurkan, didibeli langsung di Kota Medan. Hal ini ntuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan, serta mempercepat proses distribusi," ujar Wakil Bupati Kotim Irawati, Selasa, 13 Januari 2026.
Dirinya bersama Ketua PMI Kotim Supian Hadi ikut turun langsung menyerahkan bantuan di Markas PMI Provinsi Sumatera Utara. Rombongan tersebut disambut oleh Wakil Ketua PMI Sumatera Utara Sakhyan Asmara.
Irawati mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana masyarakat Kotim yang dihimpun melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim. Hal ini menjadi wujud kepedulian dan solidaritas warga Kotim terhadap sesama yang tengah menghadapi musibah.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan pendukung untuk masyarakat terdampak bencana. Di Kabupaten Aceh Tamiang, bantuan yang diberikan antara lain mesin air, susu bayi dan anak, buah kurma, serta perlengkapan ibadah untuk laki-laki dan perempuan.
Selain itu, turut diserahkan karpet, kelambu, pakaian dalam, serta air mineral kemasan botol. Pemkab Kotim juga menyalurkan peralatan kerja seperti cangkul dan sekop guna membantu proses pembersihan lingkungan pascabencana.
"Tidak hanya barang, bantuan berupa uang tunai juga diserahkan langsung kepada warga terdampak," tambah Irawati.
Rangkaian misi kemanusiaan ini dilanjutkan pada Rabu, 14 Januari 2026, di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Di daerah tersebut, tim fokus memberikan layanan kesehatan berupa pengobatan gratis bagi warga serta penyaluran bantuan uang tunai.
"Saya selaku wakil Bupati Kotim berharap, bantuan dan kegiatan kemanusiaan ini dapat memberikan manfaat nyata, dalam meringanka beban masyarakat terdampak bencana. serta menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Kotim," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









