BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Kepala BPBD Kabupaten Kapuas, serta kepala OPD terkait menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran permukiman di Desa Pantai RT 01, Kecamatan Kapuas Barat. Kebakaran yang terjadi pada Senin kemarin tersebut mengakibatkan empat unit rumah warga terbakar.
Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap musibah yang menimpa masyarakat. Bupati Kapuas menyampaikan rasa prihatin atas kejadian kebakaran yang menyebabkan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako kebutuhan dasar, di antaranya mie instan, kopi, kecap, gula, minyak goreng, dan teh. Selain itu, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan peralatan dapur keluarga.
Total bantuan diberikan kepada 9 kepala keluarga atau sebanyak 31 jiwa yang terdampak kebakaran permukiman tersebut. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pascakejadian.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas menyampaikan bahwa setelah penyerahan bantuan ini, akan dilakukan penilaian tingkat kerusakan rumah oleh tim gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Perkimtan.
“Penilaian ini akan menjadi dasar untuk mengusulkan bantuan uang tunai yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT),” ujar Bupati Kapuas.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik.
Ia juga menyarankan agar masyarakat melakukan pemeriksaan instalasi listrik minimal satu kali dalam 10 tahun.
“Instalasi yang sudah tua atau rusak, bahkan digigit tikus, sangat berpotensi menimbulkan korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran,” pungkas Kalaksa BPBD. (SABRIANOOR/j)









