BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar upacara peringatan Peristiwa Pertempuran 14 Januari 1946 di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Rabu 14 Januari 2026. Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berlangsung khidmat.
Upacara tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, aparatur pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Peringatan ini menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan di wilayah Kumai dan sekitarnya.
Dalam upacara ini, prosesi tabur bunga menjadi salah satu agenda utama. Tabur bunga dilaksanakan di perairan Teluk Kumai sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi bangsa dan negara.
Prosesi tabur bunga diikuti oleh Bupati Kotawaringin Barat bersama jajaran Forkopimda dari atas kapal TNI Angkatan Laut. Suasana berlangsung penuh khidmat saat bunga-bunga di tabur kan ke perairan Teluk Kumai.
Peristiwa Pertempuran 14 Januari 1946 merupakan catatan penting dalam sejarah perjuangan rakyat Kumai dan Kotawaringin Barat. Perlawanan yang terjadi saat itu menjadi bukti nyata semangat juang masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Melalui peringatan ini, pemerintah daerah berharap nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan pengorbanan para pahlawan dapat terus dikenang serta menjadi teladan bagi seluruh masyarakat.
Upacara peringatan Pertempuran 14 Januari 1946 di Pelabuhan Panglima Utar Kumai berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini menjadi wujud penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (SITI AKOBAH/y)









