BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI bersama Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km. 38, Kecamatan Bukit Batu.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen bersama pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak kurang mampu.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini akan membawa dampak luar biasa bagi Kota Palangka Raya.
"Ini akan membawa dampak yang luar biasa bagi anak-anak kurang mampu di Kota Palangka Raya, sekolah ini nantinya akan menampung 1000 siswa," ucapnya, Rabu, 14 Januari 2026.
Kapasitas yang cukup besar ini diharapkannya, dapat mencakup kebutuhan pendidikan bagi banyak anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses ke lembaga pendidikan berkualitas.
Fairid juga menyampaikan harapan besar melalui program ini bagi masa depan anak-anak Indonesia.
"Hari ini anak-anak kurang mampu sudah punya harapan, yang tadinya suram, akan punya masa depan yang cerah," tambahnya.
Hal ini kata Fairid menunjukkan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar, namun juga sebagai wadah untuk mengubah nasib generasi muda yang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Program ini penting, apalagi ini salah satu cara memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan, kami sebagai pemerintah Kota Palangka Raya akan selalu sinergi dan dukung Program Pemerintah Pusat," terangnya.
Sekolah Rakyat yang sedang dibangun ini dirancang dengan standar pendidikan nasional yang lengkap, meliputi ruang kelas, perpustakaan, laboratorium sains, dan lapangan olahraga.
"Pembangunan fisiknya telah mencapai tahap akhir, dengan target operasional pada awal tahun ajaran baru 2026. Calon peserta didik yang akan diterima adalah anak-anak kurang mampu, yatim piatu, serta siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu yang memenuhi persyaratan," tutupnya. (MARINI/H)









