PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Taman Tugu Soekarno dan Monumen Ir. Soekarno yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kota Palangka Raya, bukan hanya menjadi ikon sejarah kota, tetapi juga berkembang sebagai destinasi edukatif yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, mengatakan bahwa monumen tersebut dibangun sebagai simbol penghormatan mendalam terhadap jasa Ir. Soekarno sebagai Proklamator dan Presiden pertama Republik Indonesia yang memiliki keterikatan sejarah yang erat dengan daerah ini.

Perjalanan Bung Karno ke Kalimantan Tengah pada masa perjuangan menjadi salah satu latar belakang penting dibangunnya monumen ini.

"Monumen Ir. Soekarno tidak hanya menjadi penanda sejarah, tetapi juga pengingat akan perjuangan, pemikiran, dan semangat nasionalisme Bung Karno yang perlu diwariskan kepada generasi penerus," ujar Iin, Rabu, 14 Januari 2026. 

Ia menambahkan bahwa kawasan ini dirancang tidak hanya sebagai tempat wisata sejarah, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang dapat menjembatani kesenjangan antara sejarah dengan pemahaman generasi muda saat ini.

Melalui pengelolaan kawasan yang terus ditingkatkan, pihak Disparbudpora berkomitmen untuk menghadirkan ruang refleksi sekaligus ruang belajar terbuka. Khususnya bagi pelajar dan mahasiswa, kawasan ini diharapkan dapat menjadi tempat mereka memahami nilai-nilai kebangsaan secara lebih dekat dan langsung, bukan hanya melalui buku pelajaran saja.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Disparbudpora telah menyusun berbagai program edukatif seperti kunjungan studi terstruktur, lokakarya sejarah kebangsaan, serta kegiatan budaya yang mengangkat nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Bung Karno. Pihaknya juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di Palangka Raya untuk menyelenggarakan aktivitas pembelajaran di kawasan ini secara berkala.

"Fasilitas di kawasan Taman Tugu Soekarno dan Monumen Ir. Soekarno juga terus diperbarui, termasuk penyediaan informasi sejarah yang mudah dipahami, area tempat duduk yang nyaman, serta ruang terbuka hijau yang dapat digunakan untuk berbagai aktivitas edukatif. Dengan demikian, diharapkan kawasan ini dapat menjadi sumber inspirasi dan pendidikan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/H)