SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pelaksanaan Sampit Expo 2026 yang digelar di Stadion 29 Nopember, Sampit, sukses menarik perhatian puluhan ribu masyarakat.

Selama tujuh hari pelaksanaan, sejak 7 hingga 14 Januari 2026, jumlah pengunjung tercatat mencapai 44.000 orang.

"Atas nama Pemkab Kotim, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, pelaku UMKM, seniman, budayawan, komunitas kreatif, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik, lancar, tertib, dan meriah," kata Staf Ahli Bupati Kotim Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kotawaringin Timur (Kotim) Rafiq Riswandi, Rabu, 14 Januari 2026.

Sampit Expo digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim. Selain kegiatan tersebut, 2 agenda besar digelar dalam waktu dan tempat yang sama yaitu Gelora Kriya Dekranasda serta Festival Budaya Habaring Hurung.

Ketiga kegiatan tersebut saling melengkapi dalam menampilkan potensi ekonomi kreatif dan kekayaan budaya daerah.

Sampit Expo juga dimeriahkan penampilan penyanyi nasional Juan Reza, Nasha Aqila, dan Juwita Bahar yang menambah semarak antusias pengunjung. 

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah dan karya kriya lokal, namun juga menjadi ruang ekspresi dan apresiasi terhadap kekayaan budaya, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif," tambahnya. 

Ia mengapresiasi para pelaku UMKM dan pengrajin yang dinilai mampu menunjukkan produktivitas, inovasi, serta daya saing di tengah tantangan ekonomi. Hal ini menjadi modal penting dalam mewujudkan UMKM yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Dirinya mengajak seluruh perangkat daerah, instansi vertikal, perbankan, BUMN, BUMD, serta mitra pembangunan lainnya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, khususnya dalam pembinaan UMKM, pendampingan usaha, perluasan akses pasar, serta pelestarian budaya daerah.

"Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, kita menegaskan komitmen bahwa pembangunan daerah dilaksanakan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan ekonomi rakyat, nilai-nilai budaya, dan kebersamaan sosial," ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kotim berharap Sampit Expo, Gelora Kriya Dekranasda, dan Festival Budaya Habaring Hurung dapat terus ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya dan menjadi agenda tahunan unggulan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (DEWI PATMALASARI/R)