PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI Muhammad Qodari melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya untuk meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km. 38.

Kunjungannya didampingi langsung oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan jajaran pejabat daerah terkait, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program prioritas nasional.

Dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada Selasa siang tersebut, KSP Muhammad Qodari menyampaikan bahwa peninjauan intensif terhadap Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia termasuk Palangka Raya menjadi bagian dari upaya memastikan program Presiden Prabowo Subianto berjalan sesuai target. 

"Kita terus melakukan pemantauan guna memastikan bahwa program untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis berkualitas benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, terutama di daerah-daerah," ucapnya, Rabu, 14 Januari 2026.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan baru yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas tanpa biaya bagi masyarakat kurang mampu, anak yatim piatu, serta mereka yang berada di wilayah terpencil.

Di Palangka Raya, sekolah ini direncanakan akan mulai beroperasi pada awal tahun ajaran baru, dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga pendidik yang kompeten.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikannya, komitmen penuh Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mendukung kesuksesan program ini.

 "Kami siap memberikan segala dukungan yang diperlukan, mulai dari penyediaan lahan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga pengkoordinasian dengan dinas terkait agar Sekolah Rakyat di Palangka Raya dapat beroperasi dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat," jelasnya.

Saat ini pembangunan fisik Sekolah Rakyat Jalan Tjilik Riwut Km. 38 telah mencapai tahap akhir, dengan sebagian besar fasilitas seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium sains, dan lapangan olahraga sudah hampir selesai.

"Pemerintah kota juga tengah melakukan tahap seleksi calon peserta didik dan penempatan tenaga pendidik yang akan mengabdi di sekolah ini, guna memastikan kesiapan sebelum masa operasional resmi dimulai," pungkasnya. (MARINI/R)