PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program pembangunan Waterfront City Palangka Raya mencakup wilayah yang luas, mulai dari Kecamatan Pahandut, Pelabuhan Rambang, kawasan Flamboyan hingga daerah Puntun. Pengungkapan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

"Cakupan wilayah yang luas tersebut dipilih dengan pertimbangan strategis, mengingat setiap daerah memiliki potensi yang dapat dioptimalkan dalam rangka pembangunan kawasan Waterfront City. Kawasan Pahandut misalnya, sebagai salah satu pusat kegiatan kota yang sudah ada, akan diintegrasikan menjadi bagian dari zona bisnis dan layanan publik dalam konsep baru ini,"katanya, Rabu, 14 Januari 2026.

Pelabuhan Rambang yang berperan sebagai pintu gerbang perdagangan dan transportasi air kota, akan menjadi salah satu pilar utama dalam pengembangan Waterfront City.

Rencana perbaikan dan perluasan fasilitas pelabuhan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi layanan, sekaligus menjadi daya tarik baru bagi aktivitas ekonomi daerah.

"Kawasan Flamboyan yang dikenal dengan kawasan permukiman dan fasilitas umumnya akan mengalami penataan ulang untuk mendukung konsep pembangunan yang lebih terpadu. Di sisi lain, daerah Puntun yang memiliki potensi alam dan ruang terbuka yang luas akan dikembangkan sebagai zona rekreasi dan konservasi lingkungan yang ramah masyarakat," jelasnya.

Fairid  menjelaskan bahwa cakupan wilayah yang luas ini bertujuan untuk menciptakan sinergi antar daerah, sehingga pembangunan tidak hanya berfokus pada satu titik tetapi dapat memberikan dampak merata bagi seluruh masyarakat Palangka Raya. 

Pendekatan ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan penduduk di beberapa wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang masih memiliki potensi belum tergarap.

Pemko Palangka Raya katanya telah mulai melakukan tahap persiapan awal di seluruh wilayah yang akan diliputi program ini, termasuk survei lokasi, kajian sosial budaya masyarakat lokal, serta koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait. 

"Langkah selanjutnya adalah menyusun rancangan detail tata ruang dan memperoleh persetujuan serta dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana," pungkasnya. (MARINI/R)