BORNEONEWS, Sampit – Kecamatan Seranau berhasil meraih juara umum lomba menjawet dalam ajang Gelora Kriya Dekranasda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sekaligus membawa pulang piala bergilir Ketua Umum Dekranasda Kotim.
"Dalam Gelora Kriya Dekranasda Kotim ini ada perebutan piala bergilir Ketua Umum Dekranasda untuk kecamatan. Melalui kegiatan ini, kami ingin kerajinan daerah seperti menjawet terus dikembangkan. Menjawet atau menganyam rotan merupakan kearifan lokal khas Kotim," kata Ketua Harian Dekranasda Kotim Johny Tangkere, Rabu, 14 Januari 2026.
Ia menyebutkan, piala bergilir yang diperebutkan tersebut dirancang khusus dan dibuat langsung oleh pengrajin anggota Dekranasda Kotim, sehingga memiliki nilai seni dan filosofi tersendiri.
Johny berharap ke depan partisipasi kecamatan dalam lomba menjawet dapat meningkat. Pasalnya, pada pelaksanaan tahun ini hanya tujuh kecamatan yang mengirimkan peserta.
"Budaya menjawet saat ini banyak dilestarikan oleh generasi tua. Kita tidak ingin budaya ini hilang karena tidak ada regenerasi. Tahun depan kami berharap seluruh kecamatan mengirimkan peserta," tandasnya.
Sementara itu, Camat Seranau Dwi Kushendro mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Kecamatan Seranau menjadi juara pertama lomba menjawet dalam rangka HUT ke-73 Kotim.
"Alhamdulillah, Kecamatan Seranau berhasil memenangkan lomba menjawet atau menganyam rotan. Perwakilan kami, M Yusran, menjadi juara pertama. Ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat," ujarnya.
Ia menambahkan, kemenangan tersebut menjadi motivasi bagi Kecamatan Seranau untuk terus menjaga dan mengembangkan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Adapun hasil lomba menjawet Gelora Kriya Dekranasda Kotim adalah sebagai berikut:
Juara I: Kecamatan Seranau – M Yusran (nilai 93)
Juara II: Kecamatan Tualan Hulu – Siti Murniyati (nilai 80,33)
Juara III: Kecamatan Mentawa Baru Ketapang – Rukayah (nilai 78)
(DEWI PATMALASARI/j)









