PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Kumai - Karnaval Perjuangan menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Peristiwa Pertempuran 14 Januari 1946 yang digelar di Kecamatan Kumai. Kegiatan ini berlangsung meriah serta penuh nuansa historis.

Karnaval yang berlangsung pada Selasa pagi, 13 Januari 2026 tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK sederajat. Selain pelajar, kegiatan ini juga melibatkan komunitas, instansi pemerintah, serta berbagai unsur masyarakat yang turut ambil bagian.

Para peserta tampil mengenakan kostum bertema perjuangan dan membawa beragam atribut menarik. Iring-iringan karnaval melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kumai dan menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan dari sepanjang jalur yang dilalui.

Melalui karnaval ini, nilai-nilai perjuangan para pahlawan diperkenalkan kepada generasi muda dengan cara yang lebih kreatif dan edukatif. Pesan sejarah disampaikan tidak hanya secara simbolis, tetapi juga melalui keterlibatan langsung para peserta dalam kegiatan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar ruang kelas bagi pelajar. Dengan melihat dan merasakan langsung suasana peringatan, para peserta diharapkan dapat memahami makna perjuangan dan pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan.

Selain sebagai ajang peringatan, karnaval perjuangan turut memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sejarah lokal yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Peristiwa Pertempuran 14 Januari 1946 sendiri merupakan salah satu tonggak sejarah bagi masyarakat Kumai. Melalui rangkaian kegiatan peringatan ini, semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air terus ditanamkan kepada generasi penerus. (SITI AKOBAH/j)