BORNEONEWS, Nagan Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, bersama TNI, Polri, dan warga setempat mengevakuasi potongan tubuh seorang warga yang diduga menjadi korban serangan Harimau Sumatera di kawasan hutan Desa Krueng Seumayam, Kecamatan Darul Makmur.
Korban diketahui bernama Ibnu Hajar (64), warga Desa Krueng Seumayam. Kepala BPBD Nagan Raya Irfanda Rinaldi mengatakan bagian tubuh korban yang berhasil ditemukan telah dikebumikan oleh pihak keluarga.
“Potongan tubuh korban sudah dievakuasi dan dimakamkan oleh keluarga,” ujar Irfanda, Kamis, Januari 2026.
Ia menjelaskan, korban sebelumnya berpamitan kepada rekannya untuk mengantar bahan bakar minyak guna mesin chainsaw dan masuk ke kawasan hutan desa pada Minggu, 4 Januari 2026. Namun hingga Senin, Januari 2026, korban tidak kunjung kembali.
Kondisi tersebut membuat keluarga dan rekan korban khawatir, sehingga dilakukan upaya pencarian di dalam kawasan hutan. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat kemudian menyisir jalur setapak di sekitar lokasi.
Dalam proses pencarian, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Tidak lama berselang, tim juga menemukan beberapa potongan tubuh manusia yang diyakini sebagai milik Ibnu Hajar.
“Pihak keluarga meyakini potongan tubuh yang ditemukan merupakan bagian dari korban,” kata Irfanda.
Pencarian terus dilakukan hingga akhirnya tim gabungan menemukan bagian tubuh korban lainnya dalam kondisi mengenaskan. Seluruh bagian yang ditemukan kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan secara layak.
Namun, Irfanda menegaskan upaya pencarian lanjutan terpaksa dihentikan karena risiko keselamatan petugas yang cukup tinggi.
“Pencarian tidak dapat dilanjutkan karena harimau masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat proses pencarian berlangsung, tim gabungan dan warga sempat melihat langsung seekor Harimau Sumatera di sekitar area temuan, sehingga pencarian dihentikan guna menghindari jatuhnya korban tambahan.
ANTARA









