PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Subandi, mengingatkan bahwa harga barang pokok (Bapok) harus segera dimonitor secara intensif oleh Pemerintah Kota (Pemko) melalui dinas terkait sebagai persiapan menghadapi bulan Ramadan. 

Peringatan ini disampaikan guna mencegah terjadinya kenaikan harga yang tidak wajar dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

Subandi menjelaskan bahwa monitoring harga Bapok merupakan langkah krusial menjelang bulan suci, mengingat permintaan akan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan bahan makanan lainnya cenderung meningkat. 

"Kami juga mengingatkan agar dinas terkait segera melakukan survei pasar secara berkala, mengidentifikasi titik-titik potensial kenaikan harga, dan mengambil langkah antisipatif seperti pembukaan pasar murah atau distribusi bahan pokok," ingatnya, Kamis, 15 Januari 2026.

Ia juga menekankan, pentingnya kerja sama dengan para pedagang dan pengusaha untuk menjaga harga yang wajar dan tidak melakukan praktik pemalsuan atau pengenaan harga tinggi secara sepihak. 

Subandi menegaskan bahwa, upaya tersebut perlu ditingkatkan tahun ini dengan memperkuat koordinasi antarinstansi dan melibatkan peran masyarakat dalam melaporkan setiap indikasi kenaikan harga yang tidak wajar.

"Diharapkan dengan adanya monitoring yang ketat terhadap harga Bapok, seluruh masyarakat Kota Palangka Raya dapat menjalankan ibadah puasa dan menyambut hari raya Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa khawatir akan masalah ketersediaan dan harga kebutuhan pokok," terangnya. 

Pihak DPRD juga akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan ini untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. (MARINI/y)