BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya, Jati Asmoro, mengajukan permintaan kepada Dinas Pendidikan kota untuk segera menyesuaikan jam sekolah selama bulan puasa.
Permintaan ini disampaikan guna memastikan siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan optimal sambil tetap menjaga kualitas proses belajar mengajar.
Jati Asmoro menjelaskan bahwa, penyesuaian jam sekolah sangat diperlukan mengingat kondisi siswa yang menjalankan puasa akan mengalami perubahan pola aktivitas dan kebutuhan istirahat.
"Jadwal sekolah yang tidak disesuaikan berpotensi membuat siswa merasa lelah dan mengganggu konsentrasi mereka dalam pembelajaran, serta kurang memberikan waktu yang cukup untuk melakukan ibadah seperti tadarus atau persiapan buka puasa," katanya, Kamis,15 Januari 2026.
Jati Asmoro menekankan bahwa, penyesuaian jam sekolah tidak hanya berkaitan dengan waktu masuk dan pulang, tetapi juga perlu memperhatikan jenis kegiatan yang diadakan selama jam sekolah.
Ia mengusulkan agar kegiatan yang membutuhkan tenaga fisik banyak seperti olahraga dapat digantikan dengan kegiatan yang lebih sesuai dengan nuansa Ramadan, seperti pendidikan karakter, tadarus Alquran, atau pembelajaran tentang nilai-nilai kebersamaan.
"Saya berharap bahwa dengan adanya penyesuaian jam sekolah yang tepat, siswa di Kota Palangka Raya dapat merasakan keseimbangan antara ibadah dan pendidikan selama bulan suci Ramadan," harapnya. (MARINI/Y)









