LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lamandau kembali melaksanakan program Jebol Pelanduk (Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan) di SMAN 1 Bulik. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional percepatan penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD), dengan sasaran utama para peserta didik di sekolah tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lamandau, Turmudi, menyatakan bahwa pelayanan pada kesempatan ini difokuskan pada tiga poin utama. Antara lain perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik bagi siswa yang telah memasuki usia wajib memiliki KTP, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi seluruh peserta.

"Terima kasih atas kerja sama dan fasilitasi yang diberikan oleh pihak SMAN 1 Bulik, sehingga kegiatan pelayanan hari ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar," ujar Turmudi, Kamis, 15 Januari 2026

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam menjangkau generasi muda tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran.

Turmudi juga menjelaskan bahwa kepemilikan IKD memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik secara daring.

"Dengan memiliki IKD, identitas kependudukan kini menjadi lebih aman, praktis, dan modern, yang dapat diakses kapan saja hanya dengan satu genggaman melalui perangkat digital," tambahnya.

Turmudi berharap Kegiatan ini tidak hanya mempercepat cakupan dokumen kependudukan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki dokumen yang valid dan sesuai dengan perkembangan zaman. 

"Program Jebol Pelanduk sendiri akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah strategis di Kabupaten Lamandau," katanya. 

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lamandau berkomitmen untuk memastikan seluruh warga daerah dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Sehingga, akses terhadap berbagai layanan publik dapat diperoleh dengan lebih mudah dan efisien. (NATALIA KRISTIN/y)