PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi menyampaikan pesan mendalam terkait peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, yang diperingati setiap tahun pada tanggal 27 Rajab.

Ia menekankan bahwa peristiwa mulia ini bukan hanya memiliki makna spiritual bagi umat Islam, tetapi juga nilai-nilai universal yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh komponen bangsa.

Junaidi menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi'raj merupakan perjalanan kenabian yang membawa pesan tentang kesatuan, keadilan, dan kasih sayang kepada sesama.

Menurutnya, dalam perjalanan tersebut, Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu tentang pentingnya ibadah serta tanggung jawab manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan sesamanya.

Nilai-nilai ini, katanya, sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia yang majemuk.

Dalam konteks kehidupan berbangsa, Wakil Ketua III DPRD Kalteng tersebut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan antar umat beragama.

Dia menyatakan bahwa Isra Mi'raj mengajarkan tentang penghormatan terhadap perbedaan keyakinan dan pandangan hidup, serta pentingnya bekerja sama dalam membangun negeri yang lebih baik.

"Kita harus menjadikan nilai-nilai yang terkandung dalam Isra Mi'raj sebagai pondasi untuk memperkuat solidaritas antar warga negara," ujarnya, Jumat, 16 Januari 2026.

Junaidi juga menyoroti pesan tentang keadilan sosial yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi'raj.

Dia menegaskan bahwa pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat harus berperan aktif dalam menciptakan keadilan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hal ini mencakup upaya peningkatan kesejahteraan rakyat, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan terhadap kelompok yang lemah dan tidak mampu.

Selain itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Isra Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.

Menurutnya, dengan mengamalkan nilai-nilai tersebut, masyarakat akan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada dan membangun Kalteng yang lebih maju dan sejahtera.

"Kita harus menunjukkan bahwa ajaran agama bukan hanya untuk kehidupan akhirat, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup di dunia ini," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga menyampaikan harapannya agar peringatan Isra Mi'raj dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan baik antar umat beragama dan mempererat tali persaudaraan antar warga negara di Kalimantan Tengah.

"Saya berpesan agar seluruh masyarakat terus bersinergi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis nilai-nilai kebaikan, sesuai dengan semangat Isra Mi'raj yang penuh berkah," pungkasnya. (PATHUR/y)