BANJARMASIN –

BORNEONEWS, Banjarmasin – Aksi balap liar kembali menelan korban jiwa. Dua remaja dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Ibnu Sina Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kalimantan Selatan, Kamis sore, 15 Januari 2026.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Banjarmasin Ipda Donny mengatakan, satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

“Total ada tiga korban dalam kejadian tersebut. Satu orang meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit, sedangkan dua korban lainnya sempat mendapatkan perawatan,” ujar Donny di Banjarmasin, Jumat, 16 Januari 2026.

Ia menjelaskan, para korban masing-masing berinisial AKB (24), AB (15), dan NHT (15). Korban NHT dinyatakan meninggal dunia setibanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Sementara itu, AKB yang sempat dirawat intensif, meninggal dunia sekitar lima jam setelah kejadian akibat luka yang dideritanya. Sedangkan AB masih menjalani perawatan medis.

Menurut Donny, kecelakaan bermula ketika NHT mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DA 3039 WS dari arah Jalan Lingkar Dalam Selatan menuju Jalan Ibnu Sina sekitar pukul 18.00 WITA.

Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat yang dikendarai AKB dengan membonceng AB. Kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tengah melakukan aksi balap liar.

“Pengendara Honda Beat diduga kehilangan kendali, oleng ke kanan, lalu masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan sepeda motor korban,” jelasnya.

Akibat benturan keras tersebut, NHT mengalami luka lecet di bagian wajah dan tidak sadarkan diri. Warga sekitar kemudian menghubungi relawan untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Sementara pengendara Honda Beat mengalami sejumlah luka serius, di antaranya robek di pelipis mata kanan, luka pada kaki kiri, lecet di paha kanan, serta pendarahan dari hidung dan telinga. Penumpangnya juga mengalami cedera di bagian kepala.

“Kasus kecelakaan ini masih kami dalami dengan melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian,” tambah Donny.

Ia mengungkapkan, kawasan tersebut memang kerap digunakan sebagai lokasi balap liar. Pihak kepolisian telah berupaya melakukan patroli dan penjagaan, namun para pelaku sering berpindah-pindah untuk menghindari petugas.

Saat kejadian berlangsung, personel kepolisian juga tengah terfokus pada pengamanan kegiatan unjuk rasa di wilayah lain.

Usai kejadian, seluruh korban dibawa ke rumah sakit, sementara dua sepeda motor yang terlibat kecelakaan diamankan ke Mapolresta Banjarmasin guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

ANTARA