JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Mantan juara dunia kelas menengah super Saul “Canelo” Alvarez dipastikan kembali naik ring pada 12 September 2026. Laga petinju asal Meksiko itu dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi sekaligus pemilik majalah tinju The Ring, Turki Alalshikh. Ia menyebut pertarungan tersebut akan menjadi salah satu agenda besar dunia tinju tahun depan.

“12 September akan menjadi pertarungan besar,” ujar Alalshikh dalam video yang diunggah melalui akun media sosial The Ring, Kamis, 15 Januari 2026.

Rencana pertarungan itu diumumkan langsung oleh Alalshikh bersama Canelo Alvarez. Meski demikian, hingga kini belum ditentukan siapa lawan yang akan dihadapi mantan juara dunia versi WBA, IBF, WBC, dan WBO tersebut.

Alalshikh menjelaskan, duel ini akan menjadi ajang perdana di bawah promotor Canelo Promotions. Event tersebut akan mengusung tajuk Mexico vs The World, dengan konsep para petinju binaan Canelo menghadapi petinju dari berbagai negara.

“Canelo akan tampil sebagai laga utama perebutan gelar dunia. Pertarungan ini akan menjadi kejutan besar di Arab Saudi,” ujarnya.

Alvarez yang kini berusia 35 tahun akan kembali bertanding setelah hampir setahun absen dari ring. Ia terakhir bertarung pada September 2025 saat mengalami kekalahan angka mutlak dari Terence Crawford di Allegiant Stadium, Las Vegas.

Usai pertarungan tersebut, Canelo menjalani operasi pada bagian siku dan memilih mengambil waktu pemulihan yang cukup panjang. Mantan juara dunia empat divisi itu menyatakan masih ingin terus bertinju selama kondisi fisiknya memungkinkan.

Petinju asal Guadalajara tersebut memiliki catatan 63 kemenangan, 39 di antaranya lewat knockout, tiga kekalahan, dan dua hasil imbang.

Sebelumnya, Canelo sempat memiliki opsi laga ulang melawan Terence Crawford. Namun rencana tersebut sulit terwujud setelah Crawford mengumumkan pensiun pada Desember 2025.

Crawford, petinju asal Omaha, Nebraska, yang kini berusia 38 tahun, mengakhiri karier profesionalnya dengan rekor tak terkalahkan, 42 kemenangan termasuk 31 knockout, dan menyatakan ingin menutup perjalanan panjangnya di dunia tinju pada puncak karier.

ANTARA