BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro, menyampaikan aspirasi serta apresiasi terkait pencapaian SDN 5 Menteng yang berhasil menjadi sekolah ketiga di Palangka Raya yang menyandang predikat internasional.
"Pencapaian ini mengikuti jejak SMPN 6 Palangka Raya dan SDN 4 Menteng, sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai pelopor transformasi digital pendidikan di Kalimantan Tengah," katanya, Jumat, 16 Januari 2026.
Jati Asmoro menjelaskan bahwa predikat internasional yang diperoleh SDN 5 Menteng merupakan hasil dari upaya yang terus-menerus dilakukan oleh seluruh komponen sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, staf, siswa, hingga orang tua murid.
Sekolah ini telah menerapkan berbagai inovasi dalam proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi digital yang komprehensif, kurikulum yang selaras dengan standar internasional, serta pengembangan kompetensi abad ke-21 bagi peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan ketiga sekolah ini tidak hanya menjadi prestasi individu bagi masing-masing lembaga pendidikan. Melainkan juga menjadi bukti nyata bahwa upaya pemerintah kota dalam mendorong transformasi pendidikan di Palangkaraya telah memberikan hasil yang memuaskan.
"Kita telah menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya bisa diraih di kota-kota besar di Jawa atau Sumatra, tetapi juga di Kalimantan Tengah," ucapnya.
Jati Asmoro menambahkan bahwa predikat internasional ini membawa dampak positif yang luas bagi perkembangan pendidikan di kota. Di satu sisi, hal ini akan meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah-sekolah negeri Palangka Raya. Di sisi lain, juga mendorong sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kualitas dan melakukan inovasi agar dapat mencapai prestasi yang sama.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini menjadi dasar kuat untuk memperkuat program transformasi digital pendidikan yang sedang digalakkan pemerintah kota.
Beberapa langkah yang akan didorong adalah peningkatan akses infrastruktur teknologi di sekolah-sekolah, pelatihan berkelanjutan bagi guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran, serta pengembangan kerjasama dengan sekolah-sekolah internasional lainnya untuk pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Jati Asmoro berharap pencapaian ini akan menjadi momentum untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Palangka Raya.
"Kita tidak akan berhenti di sini. Tujuan kita adalah menjadikan seluruh sekolah di Palangkaraya memiliki standar yang setara dengan sekolah internasional, sehingga generasi muda kita dapat bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," pungkasnya. (MARINI/H)









