PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Tantawi Jauhari, mengajukan permintaan kepada pemerintah kota agar memastikan ketersediaan tabung gas Elpiji 3 kg yang cukup serta harga yang terjangkau saat menyambut hari besar keagamaan yang akan datang. 

Menurutnya, gas elpiji 3 kg merupakan kebutuhan pokok bagi sebagian besar masyarakat Palangkaraya, terutama keluarga berpenghasilan rendah.

Tantawi menjelaskan bahwa permintaan gas elpiji 3 kg biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang hari besar keagamaan. 

Masyarakat membutuhkan gas untuk memasak hidangan khusus dalam rangka merayakan hari besar bersama keluarga dan kerabat. 

"Kita tidak boleh sampai terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar pada saat yang sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini akan memberatkan beban ekonomi keluarga, terutama yang memiliki keterbatasan pendapatan," ujarnya, Jumat, 16 Januari 2026.

Menurutnya, beberapa langkah antisipatif perlu segera dilakukan untuk menjamin pasokan yang stabil. Di antaranya adalah melakukan koordinasi dengan distributor gas elpiji resmi untuk meningkatkan jumlah pengiriman ke titik-titik distribusi di seluruh wilayah kota, melakukan pengawasan terhadap harga yang ditetapkan pedagang, serta memastikan bahwa gas subsidi benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak.

Tantawi juga mengingatkan pentingnya mencegah praktik penyelewengan atau pemalsuan tabung gas elpiji 3 kg. Pemerintah perlu melakukan pengawasan secara berkala terhadap pedagang dan distributor untuk memastikan bahwa produk yang beredar di pasaran adalah gas yang memenuhi standar keamanan dan merupakan produk subsidi yang sah.

"Keamanan pengguna juga harus menjadi perhatian utama, selain ketersediaan dan harga," tegasnya.

Tantawi berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja sama guna memastikan kebutuhan gas elpiji 3 kg masyarakat terpenuhi dengan baik. 

"Ketersediaan kebutuhan pokok seperti gas elpiji 3 kg saat hari besar keagamaan tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan kemampuan masyarakat untuk merayakan hari besar dengan khidmat dan penuh kebahagiaan," pungkasnya. (MARINI/H)