BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengingatkan kepada pemerintah daerah agar tidak melupakan perhatian terhadap kesehatan anak di wilayah pelosok-pelosok Palangka Raya.
Menurutnya, anak-anak yang tinggal di daerah terpencil seringkali menjadi kelompok yang paling rentan terhadap masalah kesehatan akibat keterbatasan akses terhadap fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai.
Hasan menjelaskan bahwa beberapa masalah kesehatan anak yang umum terjadi di wilayah pelosok antara lain stunting, anemia, infeksi saluran pernapasan, serta penyakit menular lainnya.
"Faktor penyebabnya meliputi kurangnya kesadaran masyarakat tentang pola makan sehat dan sanitasi, jaraknya yang jauh dari fasilitas kesehatan, serta keterbatasan tenaga kesehatan yang tersedia di daerah tersebut," katanya, Jumat, 16 Januari 2026.
Menurutnya, beberapa langkah konkret perlu dilakukan untuk meningkatkan layanan kesehatan anak di pelosok.
Pertama, melakukan kunjungan kesehatan secara berkala dengan menggunakan mobil kesehatan atau tim kesehatan yang datang langsung ke desa-desa terpencil.
Kedua, memberikan pendidikan dan penyuluhan kepada orang tua tentang pentingnya kesehatan anak, termasuk imunisasi lengkap, pola makan bergizi, dan kebersihan pribadi.
Hasan juga mengusulkan untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dasar di wilayah pelosok, seperti puskesmas pembantu atau posyandu yang lebih terpadu.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat peran kader kesehatan masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam memberikan layanan kesehatan dasar dan mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini.
Hasan berharap perhatian terhadap kesehatan anak di pelosok tidak hanya sebatas program sementara, tetapi menjadi upaya berkelanjutan.
"Anak-anak adalah masa depan kita. Kesehatan mereka harus menjadi prioritas utama, tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka. Dengan memberikan perhatian yang cukup, kita dapat memastikan bahwa setiap anak di Palangkaraya memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang dengan sehat," pungkasnya. (MARINI/H)









