BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Mukarramah, mengajukan permintaan kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah-langkah untuk memastikan perlindungan keamanan data transaksi keuangan bagi pelaku usaha di kota ini.
Menurutnya, seiring dengan berkembangnya sistem pembayaran digital dan aktivitas bisnis yang semakin terhubung secara online, keamanan data menjadi hal yang sangat krusial untuk melindungi kepentingan para pengusaha.
Mukarramah menjelaskan bahwa pelaku usaha, terutama UMKM yang keterampilan teknologi masih terbatas, sangat rentan terhadap ancaman keamanan data seperti pencurian informasi, peretasan sistem, dan penyalahgunaan data transaksi.
Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga dapat merusak reputasi usaha dan kepercayaan pelanggan.
"Banyak pelaku usaha yang belum menyadari risiko yang ada atau tidak memiliki akses terhadap sistem keamanan yang memadai," ucapnya, Jumat, 16 Januari 2026.
Menurutnya, beberapa langkah penting perlu segera diimplementasikan. Pertama, menyusun kebijakan dan standar keamanan data transaksi keuangan yang jelas dan sesuai dengan peraturan nasional.
Kedua, memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha tentang cara melindungi data bisnis dan transaksi mereka. Ketiga, bekerja sama dengan penyedia layanan teknologi dan lembaga terkait untuk mengembangkan sistem keamanan yang terjangkau bagi UMKM.
Mukarramah juga menekankan pentingnya adanya mekanisme pemantauan dan tanggapan cepat terhadap insiden keamanan data.
Ia mengusulkan agar pemerintah kota membentuk unit khusus yang dapat menangani laporan dari pelaku usaha terkait masalah keamanan data dan memberikan bantuan dalam menangani kasus yang terjadi.
Selain itu, perlu adanya kerja sama dengan pihak kepolisian khususnya divisi cyber crime untuk menindak pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan data.
Mukarramah berharap dengan perlindungan keamanan data yang memadai, pelaku usaha di Palangkaraya dapat lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnis secara digital.
"Keamanan data adalah modal dasar bagi perkembangan ekonomi digital yang sehat dan berkelanjutan. Kita harus memastikan bahwa setiap pelaku usaha memiliki perlindungan yang cukup agar mereka dapat berkembang tanpa khawatir kehilangan data penting atau mengalami kerugian akibat ancaman keamanan," pungkasnya. (MARINI/H)









