PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka  Raya, Subandi menyatakan bahwa lembaga DPRD terbuka dan bersedia menerima aspirasi masyarakat melalui pertemuan langsung. 

Menurutnya, komunikasi tatap muka menjadi salah satu cara efektif untuk mendengar suara rakyat secara jelas dan memahami secara langsung permasalahan yang mereka hadapi.

Subandi menjelaskan bahwa sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD memiliki kewajiban untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah kota.

Pertemuan langsung tidak hanya memudahkan masyarakat menyampaikan harapan dan keluhan, tetapi juga memungkinkan anggota DPRD untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan yang sedang berjalan atau akan dibuat.

 "Kita tidak hanya ingin menerima aspirasi secara tertulis atau melalui media, tetapi juga ingin bertemu langsung dengan masyarakat agar komunikasi berjalan dua arah dan lebih efektif," ujarnya, Jumat, 16 Januari 2026.

Selain menerima aspirasi secara langsung di kantor DPRD, Subandi juga mengungkapkan bahwa anggota DPRD secara rutin melakukan kegiatan reses ke berbagai kelurahan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. 

Subandi menekankan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan pembahasan bersama dengan eksekutif untuk mencari solusi terbaik.

"Kita akan memperjuangkan setiap usulan yang masuk, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Meskipun tidak semua bisa terealisasi secara instan karena keterbatasan anggaran, namun kita akan berusaha untuk merealisasikannya secara bertahap," tambahnya.

Untuk memudahkan masyarakat yang ingin bertemu langsung dengan anggota DPRD, Subandi mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyediakan jadwal temu khusus dan memastikan bahwa proses penyampaian aspirasi berjalan dengan lancar serta tercatat dengan baik.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk datang dengan usulan yang jelas dan konstruktif agar dapat menjadi masukan yang berharga bagi kemajuan kota Palangkaraya.

Subandi berharap dengan terbukanya akses untuk bertemu langsung ini, hubungan antara DPRD dan masyarakat akan semakin erat dan seluruh kebijakan yang dibuat dapat lebih sesuai dengan kebutuhan rakyat. 

"Masyarakat adalah pusat dari pembangunan daerah. Kita harus memastikan bahwa setiap langkah yang kita lakukan benar-benar bermanfaat bagi mereka," pungkasnya. (MARINI/R)