PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Sumadi menekankan pentingnya mengambil langkah strategis dalam pengembangan sektor perikanan untuk membantu menekan laju inflasi di daerah. 

Menurutnya, perikanan memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama karena ikan merupakan sumber protein utama bagi sebagian besar masyarakat Palangka Raya.

Sumadi menjelaskan bahwa fluktuasi harga ikan seringkali menjadi salah satu faktor penyumbang kenaikan inflasi di kota ini. 

"Permintaan ikan yang terus meningkat tidak sebanding dengan kapasitas produksi lokal, sehingga sebagian besar pasokan harus diimpor dari daerah lain atau luar pulau yang membuat harga sangat rentan terhadap perubahan biaya transportasi dan kondisi pasar," katanya, Jumat, 16 Januari 2026.

Menurutnya, beberapa langkah strategis perlu segera diimplementasikan oleh pemerintah daerah. Pertama, meningkatkan dukungan bagi nelayan dan pembudidaya ikan lokal melalui penyediaan bibit berkualitas, peralatan tangkap yang modern, serta pelatihan terkait teknologi budidaya yang efisien.

Kedua, mengembangkan sistem pemasaran yang terintegrasi untuk memastikan hasil tangkapan dan budidaya dapat sampai ke konsumen dengan harga yang adil.

Sumadi juga mengusulkan pembentukan pusat pengolahan ikan kecil-kecilan di beberapa lokasi strategis.

Hal ini diharapkan dapat menambah nilai tambah produk perikanan lokal serta mengurangi kerugian akibat pembusukan ikan segar.

Selain itu, pengolahan ikan juga dapat membuka peluang kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang bekerja di sektor ini.

Sumadi berharap dengan langkah strategis dalam sektor perikanan, Palangkaraya dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan ikan dari luar daerah dan menjaga stabilitas harga pangan. 

"Sektor perikanan bukan hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi kunci untuk mengendalikan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah," pungkasnya. (MARINI/R)