PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Masyarakat Desa Eka Bahurui, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan berbagai usulan pembangunan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Usulan tersebut berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang kegiatan sosial keagamaan masyarakat setempat.

Aspirasi ini disampaikan melalui Juru Bicara Daerah Pemilihan (Dapil) III DPRD Kalteng yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan, Pipit Setyorini.

Pengajuan dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-11 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 yang digelar baru-baru ini.

"Salah satu usulan utama adalah rehabilitasi saluran irigasi di batas Desa Bangkuang Makmur sepanjang kurang lebih 10 kilometer," katanya, Sabtu, 17 Januari 2026.

Perbaikan irigasi dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian warga serta mengurangi risiko gagal panen saat musim kemarau.

Selain itu, warga juga mengusulkan peningkatan badan Jalan Niaga Barat di wilayah RW 03/RT 11 sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 5 meter, yang menjadi akses utama bagi Kelompok Tani Tunas Muda dalam mengangkut sarana produksi dan hasil pertanian.

Selain itu, diajukan pula usulan peningkatan jalan lingkungan desa sepanjang kurang lebih 12,5 kilometer dengan lebar 5 hingga 6 meter menggunakan timbunan agregat.

Usulan lainnya meliputi peningkatan Jalan Usaha Tani di Gang RT 8 dengan lebar 4 meter yang direncanakan dilengkapi tiga unit jembatan box, serta peningkatan jalan poros di ujung Jalur 4 sepanjang sekitar 2.800 meter dengan lebar 5 hingga 6 meter untuk memperlancar arus transportasi hasil pertanian.

Di bidang lingkungan permukiman, masyarakat mengusulkan semenisasi jalan swadaya di samping halte Desa Eka Bahurui, Jalan HM Arsyad, dengan panjang sekitar 800 meter dan lebar 5 meter.

Tak hanya infrastruktur, warga juga mengajukan usulan di bidang sosial keagamaan, antara lain bantuan hibah untuk pembangunan Masjid Noor Zakirin di Desa Eka Bahurui serta bantuan hibah untuk gereja desa.

Selain itu, diajukan pula semenisasi jalan lingkungan RT 7/RW 02 Jalur 3 sepanjang sekitar 800 meter dengan lebar 5 meter sebagai bagian dari peningkatan kualitas lingkungan permukiman.

Pipit Setyorini menyampaikan bahwa seluruh usulan tersebut merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang dilakukan melalui kegiatan reses, dengan metode pertemuan langsung, dialog, dan komunikasi intensif bersama warga di daerah pemilihan.

"Aspirasi yang dihimpun merupakan kebutuhan nyata masyarakat yang diharapkan dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah, khususnya yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan aktivitas ekonomi warga," pungkasnya. (PATHUR/R)