PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya dari Komisi III, Hasan Busyairi mengeluarkan seruan tegas kepada Pemerintah Kota dan seluruh instansi terkait agar segera mengimplementasikan sidak mendadak serta pengawasan rutin terhadap kualitas dan kebersihan air pada seluruh depot air minum isi ulang. 

Hasan menegaskan bahwa sidak mendadak sangat penting untuk mengungkap kondisi sebenarnya dari depot air minum, karena banyak pelaku usaha yang hanya melakukan penyesuaian sementara saat mengetahui jadwal pemeriksaan rutin. 

"Saat ini banyak depot yang tampak rapi dan bersih saat ada jadwal pemeriksaan, tetapi kondisinya menjadi berbeda ketika tidak ada pengawasan. Sidak mendadak akan memberikan gambaran yang sebenarnya tentang bagaimana mereka mengelola produk yang dikonsumsi masyarakat," ujarnya, Sabtu, 17 Januari 2026.

Selain sidak mendadak, Hasan juga menuntut agar pengawasan rutin dilakukan  melibatkan kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan bahkan unsur akademisi untuk melakukan uji laboratorium secara menyeluruh. 

Ia menambahkan bahwa, setiap hasil pengawasan harus didokumentasikan dengan jelas dan dibuat sebagai dasar evaluasi berkelanjutan.

"Ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan kita masih memiliki celah besar yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab. Pemko harus memiliki komitmen yang kuat untuk menutup celah ini dan memberikan konsekuensi yang jelas bagi pelanggar," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga menekankan bahwa setiap sidak dan pengawasan harus fokus pada beberapa poin krusial: kebersihan sumber air, kondisi alat pengolahan, sanitasi lokasi produksi dan penyimpanan, kesehatan pekerja yang menangani air, serta kelengkapan hasil uji kualitas air dari laboratorium yang terakreditasi. 

Hasan mengingatkan bahwa tanggung jawab Pemko dan instansi terkait tidak boleh berhenti hanya pada pelaksanaan sidak dan pengawasan. 

Pihaknya juga meminta agar ada program pendampingan bagi pelaku usaha yang benar-benar ingin memperbaiki kualitas operasional mereka, serta kampanye edukasi bagi masyarakat agar bisa memilih depot air minum yang aman. 

"Tindakan nyata adalah satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa pemerintah peduli dengan kesehatan rakyat," pungkasnya. (MARINI/R)