BORNEONEWS, Palangka Raya – Isu relokasi pedagang dari kawasan depan kantor TVRI Palangka Raya ke Pasar Datah Manuah kembali menjadi sorotan utama dalam pembahasan terkait penataan ruang kota.
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin menekankan bahwa langkah relokasi tidak hanya sebatas memindahkan lokasi berjualan, tetapi harus diimbangi dengan strategi yang matang untuk meramaikan pasar baru agar para pedagang tidak memiliki keinginan untuk kembali berjualan di lokasi lama.
Fairidmenjelaskan keputusan untuk melakukan relokasi bertujuan ganda: pertama, untuk menata tata ruang kota agar lebih teratur dan nyaman bagi seluruh masyarakat, terutama mengurangi kemacetan yang sering terjadi di sekitar kawasan TVRI.
Kedua, untuk memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para pedagang dengan menyediakan lokasi yang memiliki infrastruktur yang memadai.
"Kita tidak ingin relokasi menjadi beban bagi pedagang. Sebaliknya, ini harus menjadi kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan usaha dengan dukungan fasilitas yang lebih baik," ujarnya, Sabtu, 17 Januari 2026.
Menurutnya beberapa strategi telah direncanakan untuk meramaikan Pasar Datah Manuah. Di antaranya adalah penataan ulang lahan dengan menyediakan lokakarya yang lebih nyaman dan aman, pemasangan fasilitas pendukung seperti listrik yang stabil, air bersih, toilet yang terawat, serta area parkir yang memadai bagi pembeli.
Selain itu, pemerintah kota juga akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk melakukan promosi dan pengenalan ulang pasar ini kepada masyarakat luas.
Fairid menambahkan bahwa pihaknya juga akan memberikan bantuan transisi bagi para pedagang yang akan pindah, mulai dari pembuatan surat izin usaha yang mudah dan cepat, hingga pendampingan terkait manajemen usaha agar mereka dapat beradaptasi dengan baik di pasar baru.
"Kita akan melakukan koordinasi intensif dengan organisasi pengusaha kecil dan menengah (UKM) serta kelompok pedagang untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan mereka," jelasnya.
Selain upaya dari pemerintah kota, ia juga mengajak berbagai pihak untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan relokasi ini.
"Kolaborasi antar pihak adalah kunci utama agar pasar baru ini dapat berkembang dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk berbelanja," tegasnya.
Fairid menyatakan bahwa proses relokasi akan dilakukan secara bertahap dan dengan komunikasi yang terbuka dengan seluruh pihak terkait.
Ia berharap bahwa dengan strategi meramaikan pasar yang tepat, para pedagang akan merasa nyaman dan mendapatkan keuntungan yang lebih baik di Pasar Datah Manuah.
"Kita ingin hasilnya bukan hanya penataan ruang yang baik, tetapi juga kesejahteraan yang meningkat bagi para pedagang dan kemudahan bagi masyarakat," pungkasnya. (MARINI/R)









