SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kodim 1015/Sampit jajaran Korem 102/Panju Panjung melakukan sosialisasi penerimaan Prajurit TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 kepada pelajar tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan minat generasi muda untuk mengabdikan diri kepada negara melalui jalur pengabdian sebagai prajurit TNI AD.

Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Margus mengatakan, sosialisasi dilakukan dengan pendekatan kreatif agar mudah dipahami dan menarik bagi pelajar, khususnya siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan masa depan pasca kelulusan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi pelajar untuk berani mencoba dan menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya sebagaimana rilis diterima pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD tersebut telah dilaksanakan di sejumlah sekolah, di antaranya SMKN 2 Sampit dan SMAN 4 Sampit, serta mendapat respons positif dari para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Kodim memberikan penjelasan mengenai persyaratan, tahapan seleksi, serta mekanisme pendaftaran yang dapat dilakukan secara daring maupun langsung ke Markas Kodim 1015/Sampit.

“Pendaftaran bisa dilakukan secara online maupun datang langsung ke Kodim. Kami siap memberikan arahan teknis bagi pelajar yang berminat,” kata Kapten Margus.

Sementara itu, Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen prajurit TNI AD tidak dipungut biaya dari tahap pendaftaran hingga dinyatakan lulus pendidikan.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua calon pendaftar, agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan fair. Tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Letkol Inf Dwi Candra Setyawan menambahkan, proses rekrutmen prajurit TNI AD dilaksanakan secara ketat dan kompetitif untuk menjaring calon prajurit terbaik yang memenuhi standar kesehatan jasmani, mental ideologi, dan psikologi sesuai ketentuan.

“Melalui seleksi yang objektif dan transparan ini, TNI Angkatan Darat akan mendapatkan prajurit yang benar-benar siap mengabdi kepada bangsa dan negara,” tandasnya.