BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Safari Dakwah bersama Bunda Dewi Yull yang digelar oleh Yayasan IKPAH Indonesia di Masjid Agung Wahyu Al-Hadi, Islamic Center Sampit, Sabtu, 17 Januari 2026.
"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada PD Salimah Kotim, Yayasan IKPAH Indonesia, seluruh panitia, serta pihak-pihak terkait yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga seluruh ikhtiar dan amal kebaikan yang dilakukan menjadi nilai ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT," kata Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Sekretariat Daerah Kotim Oktav Pahlevi.
Dalam safari dakwah tersebut, penyanyi dan artis senior Indonesia, Dewi Yull, yang kini aktif mengisi dakwah menyampaikan kajian inspiratif dengan tema manajemen qalbu dalam menghadapi tantangan dan ujian di era digital.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hati dan pikiran di tengah derasnya arus informasi, pergaulan yang semakin terbuka, serta berbagai tekanan sosial yang kerap mempengaruhi keimanan dan akhlak.
Lanjut Oktav, di era digital saat ini masyarakat memang dihadapkan pada tantangan yang kompleks, sehingga manajemen qalbu menjadi hal yang sangat penting agar setiap individu mampu bersikap bijak, sabar, serta tetap teguh dalam menjaga nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia.
Selain kajian keagamaan, kegiatan Safari Dakwah ini juga disertai dengan penggalangan dana sosial. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk pembangunan pesantren tuna netra, bantuan kemanusiaan bagi Palestina, serta korban bencana banjir di Sumatera.
"Kegiatan ini memiliki nilai sosial yang sangat mulia. Ini mencerminkan semangat kepedulian, solidaritas, dan keikhlasan dalam berbagi yang sejalan dengan ajaran Islam serta nilai-nilai kemanusiaan," tambahnya.
Pemkab Kotim berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat dapat semakin menguatkan keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
"Marilah kita terus menjaga kerukunan, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi terwujudnya masyarakat Kotim yang religius, harmonis, dan sejahtera," ucap Oktav.
Ia juga mengungkapkan Safari Dakwah ini menjadi momen istimewa karena menandai kunjungan kedua Dewi Yull ke Kota Sampit. Sebelumnya, artis senior tersebut pernah datang ke Sampit pada tahun 1988–1989 untuk keperluan syuting film.
"Artinya, beliau sudah pernah ke Kota Sampit. Dan benar kata orang Sampit, apabila sudah minum air Mentaya, insyaallah akan kembali lagi ke sini. Hari ini terbukti beliau kembali dengan misi yang berbeda, yakni memberikan pencerahan kepada kita semua," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









