JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Pelatih Arsenal Mikel Arteta menilai Nottingham Forest tampil jauh lebih berbahaya sejak ditangani pelatih anyar mereka, Sean Dyche, menjelang pertemuan kedua tim pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion City Ground, Nottingham, Minggu (18/1) dini hari WIB.

Arteta mengatakan Forest kini memiliki identitas permainan yang lebih jelas dan efisien, membuat mereka tidak lagi mudah dikalahkan seperti pada musim-musim sebelumnya.

“Nottingham Forest adalah tim yang beberapa kali berhasil kami kalahkan dalam beberapa tahun terakhir. Namun bersama Sean Dyche, mereka menjadi berbeda. Mereka sangat efisien, memiliki identitas yang kuat, dan itu yang membuat mereka berbahaya,” ujar Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal, Sabtu.

Sean Dyche resmi ditunjuk sebagai pelatih Nottingham Forest pada Oktober 2025 menggantikan Nuno Espirito Santo. Sejak saat itu, Forest telah menjalani 18 pertandingan dengan catatan delapan kemenangan, dua hasil imbang, dan delapan kekalahan.

Dua kemenangan penting diraih Forest saat menaklukkan Liverpool dan Tottenham Hotspur dengan skor telak 3-0. Selain itu, mereka juga mampu menahan Manchester United 2-2, hasil yang menunjukkan peningkatan performa tim.

Arteta menilai pengalaman Dyche di Liga Inggris menjadi faktor penting di balik kebangkitan Forest. Ditambah lagi, posisi Forest yang masih berjuang menjauh dari zona degradasi membuat mereka tampil dengan motivasi tinggi di setiap laga.

“Situasi seperti ini biasanya mendorong tim bermain dengan intensitas maksimal. Kami harus fokus pada permainan kami sendiri dan mengelola aspek emosional dengan baik,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Arsenal sendiri membidik kemenangan untuk menjaga posisi di puncak klasemen Liga Inggris musim ini. The Gunners saat ini memimpin klasemen dengan 49 poin dari 21 pertandingan, unggul enam poin dari Manchester City di posisi kedua.

Sementara itu, Nottingham Forest berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan 21 poin dari 21 laga, satu tingkat di atas zona degradasi.

ANTARA