KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kejuaraan Catur MALAPI CUP 2026 akan digelar pada 7–10 Februari 2026 di MALAPI Taman Kuliner, Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya. Turnamen ini menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi bagi para pecatur di Kalimantan Tengah, dengan total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan Rupiah.

Pelopor sekaligus Ketua Panitia MALAPI CUP 2026, Iptu Samsudin yang akrab disapa Cak Sam dari Ditbinmas Polda Kalimantan Tengah, mengatakan kejuaraan ini diharapkan mampu meningkatkan jam terbang para pecatur daerah. 

“Dengan semakin banyaknya kejuaraan catur yang diadakan, kami berharap akan lahir pecatur Kalimantan Tengah yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ucapnya kepada Borneonews, Sabtu, 17 Januari 2026.

Turnamen ini menggunakan sistem Swiss 7 babak tanpa notasi, dengan biaya pendaftaran yang sangat terjangkau, serta fasilitas gratis kopi bagi seluruh peserta. Menurut panitia, konsep ini sengaja dibuat agar kompetisi tetap serius namun bernuansa santai dan ramah bagi semua kalangan.

Rangkaian pertandingan akan dimulai pada Sabtu, 7 Februari 2026, diawali dengan technical meeting pukul 10.00 WIB, dilanjutkan Babak 1 pada pukul 12.00–15.00 WIB dan Babak 2 pukul 18.00–21.00 WIB. Pertandingan berlanjut pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan Babak 3 dan Babak 4 yang digelar siang hingga malam hari.

Selanjutnya pada Senin, 9 Februari 2026, Babak 5 dan Babak 6 akan dilaksanakan pada sore hingga malam hari. Panitia sengaja menjadwalkan pertandingan pada sore dan malam untuk memberikan ruang bagi peserta agar tidak mengganggu aktivitas sekolah maupun pekerjaan.

Puncak kejuaraan akan berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, dengan Babak 7 digelar pukul 16.00–19.00 WIB, dilanjutkan pembagian hadiah pada pukul 20.00 WIB. Antusiasme peserta terlihat tinggi, di mana hingga pertengahan Januari 2026, jumlah pendaftar telah mencapai puluhan orang dari berbagai latar belakang.

Cak Sam menambahkan, selain sebagai ajang kompetisi, MALAPI CUP 2026 juga diharapkan dapat memperkuat silaturahmi dan memperluas relasi antarpecatur. Ia menegaskan bahwa pihak panitia terbuka terhadap kerja sama dan dukungan sponsor, guna mendukung keberlangsungan turnamen catur di Kalimantan Tengah ke depan. (SABRIANOOR/j)