PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas di luar rumah pada kondisi cuaca terik.

Imbauan ini diberikan mengingat potensi risiko kesehatan yang dapat muncul akibat paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama.

Cuaca terik yang sering terjadi di beberapa periode tertentu dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari yang ringan hingga lebih serius.

Beberapa kondisi yang mungkin muncul antara lain dehidrasi, sengatan matahari, hingga penyakit terkait panas seperti heat exhaustion dan heat stroke pada kasus yang parah.

Riduan menjelaskan bahwa kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap dampak cuaca terik antara lain anak-anak, lansia, pekerja yang beraktivitas di luar ruangan, serta individu dengan kondisi kesehatan dasar seperti penyakit jantung atau gangguan ginjal.

Oleh karena itu, kelompok ini perlu mendapatkan perhatian khusus dan lebih berhati-hati dalam mengatur aktivitas hariannya.

Untuk menghindari risiko tersebut, ia menyampaikan beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat.

"Di antaranya adalah menghindari aktivitas di luar rumah pada jam-jam puncak teriknya matahari, biasanya antara pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, serta selalu membawa dan mengonsumsi cukup air minum setiap saat," katanya, Minggu, 18 Januari 2026.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menggunakan perlengkapan pelindung saat keluar rumah, seperti mengenakan topi atau payung, menggunakan kacamata hitam yang dapat melindungi mata, serta mengoleskan tabir surya dengan kandungan SPF yang cukup untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV berbahaya.

Dinas Kesehatan Palangka Raya juga akan terus memantau kondisi cuaca dan menyebarkan informasi terkait upaya pencegahan dampak cuaca terik melalui berbagai saluran komunikasi.

"Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar cuaca terik diimbau untuk segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya. (PATHUR/Y)