PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan komitmennya dalam mengendalikan inflasi dan mencegah lonjakan harga tiket pesawat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar secara daring.

Rakor yang dilaksanakan pemerintah pusat tersebut membahas berbagai strategi menjaga stabilitas ekonomi, khususnya menghadapi meningkatnya permintaan barang dan jasa menjelang hari besar keagamaan. Kegiatan ini diikuti Achmad Zaini dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya.

“Rakor ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional maupun daerah. Menjelang Idul Fitri, permintaan barang dan jasa biasanya meningkat dan berpotensi memicu inflasi, termasuk kenaikan harga tiket pesawat,” ujar Achmad Zaini, Senin, 19 Januari 2026.

Dalam pembahasan pengendalian inflasi, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan menekankan pentingnya menjaga ketersediaan serta stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Hal ini dinilai krusial agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus mempersiapkan diri menyambut Idul Fitri.

“Ketersediaan dan keterjangkauan harga barang esensial menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Selain inflasi, rakor juga membahas langkah antisipatif untuk mencegah lonjakan harga tiket pesawat menjelang arus mudik Lebaran. Sejumlah upaya preventif dan mitigasi dibahas guna memastikan akses transportasi udara tetap terjangkau bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pulang kampung.

“Tujuannya agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan tidak terbebani oleh kenaikan harga tiket pesawat,” jelas Achmad Zaini.

Melalui keikutsertaannya dalam rakor tersebut, Pemko Palangka Raya menyatakan kesiapan mendukung kebijakan nasional dalam menjaga stabilitas ekonomi. Pemerintah daerah diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah konkret yang sesuai dengan kondisi lokal demi menjaga kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap hasil rakor ini dapat ditindaklanjuti dengan kebijakan yang tepat di daerah, sehingga stabilitas ekonomi tetap terjaga dan aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (MARINI/j)