BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya fokus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga ikan gabus menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang berpotensi memicu inflasi pada komoditas ikan yang banyak diminati masyarakat.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan ikan gabus merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang permintaannya cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan. Karena itu, Pemko melakukan berbagai upaya antisipasi agar stok tetap terjaga dan harga tetap terjangkau.
“Ikan gabus banyak dicari masyarakat, terutama untuk kebutuhan konsumsi saat Idul Fitri. Karena itu, kami berupaya memastikan pasokan cukup dan harga tidak melonjak,” ujar Zaini, Senin, 19 Januari 2026.
Untuk menjamin ketersediaan pasokan, Pemko Palangka Raya menjalin kerja sama dengan nelayan lokal di sekitar wilayah kota. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga suplai ikan gabus ke pasar tetap lancar.
Selain dari sisi pasokan, Pemko juga memperkuat pengawasan harga di tingkat pedagang. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya secara berkala melakukan pemantauan harga ikan gabus di sejumlah pasar dan titik penjualan.
“Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan harga tetap wajar serta mencegah adanya penimbunan atau praktik yang bisa memicu kenaikan harga,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Pemko Palangka Raya juga mendorong pengembangan budidaya ikan gabus secara lokal. Upaya ini dilakukan melalui pemberian bantuan bibit dan pelatihan kepada kelompok masyarakat yang berminat membudidayakan ikan gabus di kolam sendiri.
“Kami berharap budidaya lokal dapat meningkatkan pasokan ikan gabus sekaligus menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” tambah Zaini.
Pemko Palangka Raya menegaskan bahwa seluruh langkah pengendalian tersebut telah mulai dijalankan dan akan terus diperkuat menjelang Idul Fitri. Pemerintah berharap ikan gabus tetap tersedia dengan harga yang stabil sehingga dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan tenang, tanpa khawatir terhadap kenaikan harga ikan gabus,” pungkasnya. (MARINI/j)









