BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, didampingi Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi, menerima kunjungan silaturahmi dari Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto.
Pertemuan yang ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah-langkah bersama dalam menangani permasalahan narkoba di wilayah Kalteng.
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong menyambut hangat kedatangan delegasi BNNP Kalteng. Ia menyatakan bahwa permasalahan narkoba merupakan ancaman serius bagi keamanan dan kemajuan daerah, sehingga membutuhkan kolaborasi yang erat antara semua pihak terkait.
"Kita menyadari bahwa penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan perlu sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif," ujarnya, Senin, 19 Januari 2026.
Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Mada Roostanto menjelaskan bahwa kunjungan ini juga menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai program dan kebijakan anti narkoba yang akan dilaksanakan di tahun 2026.
Ia menekankan bahwa fokus utama dalam penanganan narkoba saat ini adalah pada upaya preventif dan edukatif, yang dianggap lebih efektif dalam mengurangi jumlah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di masyarakat.
Pertemuan secara khusus membahas penguatan kerja sama strategis antara DPRD Kalteng dan BNNP Kalteng. Beberapa poin penting yang disepakati meliputi penyusunan kebijakan daerah yang mendukung program anti narkoba, penyelenggaraan kegiatan edukasi bagi generasi muda, serta pengawasan terhadap implementasi kebijakan yang telah ditetapkan.
Kedua pihak juga sepakat untuk meningkatkan koordinasi dalam menangkap informasi dan mengatasi permasalahan narkoba di tingkat daerah.
Arton S. Dohong menegaskan bahwa DPRD Kalteng berkomitmen penuh mendukung kebijakan yang bertujuan melindungi generasi muda Kalteng dari bahaya narkoba.
Ia menyampaikan bahwa dewan akan terus mengawal dan menyusun regulasi yang mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba, serta memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk program-program terkait.
Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut menambahkan bahwa kerja sama ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk sekolah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan tokoh agama.
"Kita akan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, karena perjuangan ini adalah tanggung jawab bersama," pungkasnya. (PATHUR/j)









