PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Sekolah Gratis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik tidak mampu dan yang berada di wilayah pedalaman.

Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi daring Disdik Kalteng yang diikuti lebih dari 400 pengawas pembina serta kepala SMA, SMK, dan Sekolah Khusus se-Kalimantan Tengah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi internal menunjukkan sebagian besar dana masih terserap untuk kebutuhan operasional sekolah.

“Pak Gubernur H. Agustiar Sabran menginginkan agar bantuan sekolah gratis ini benar-benar dirasakan oleh anak-anak kita, khususnya peserta didik yang tidak mampu dan mereka yang berada di wilayah pedalaman,” ujar Reza di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Senin, 19 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa dana BOS dan BOSDA selama ini banyak digunakan untuk pembayaran guru honorer dan kebutuhan administrasi, sehingga manfaat langsung bagi peserta didik belum optimal.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar pelaksanaan Sekolah Gratis ke depan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan awal program. (HERMAWAN DP/H)