BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk segera melakukan langkah pengendalian inflasi daerah tahun 2026.
Dia juga menekankan pentingnya melakukan pembahasan terkait antisipasi kenaikan harga tiket pesawat menjelang bulan suci Ramadan yang akan datang.
"Pengendalian inflasi daerah menjadi prioritas utama mengingat perlunya menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat Palangka Raya, " katanya, Selasa, 20 Januari 2026.
Subandi menyampaikan bahwa upaya ini perlu dilakukan secara terencana dan terkoordinasi dengan berbagai dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Selain masalah inflasi, Subandi juga menyoroti potensi kenaikan harga tiket pesawat menjelang Ramadan. Banyak masyarakat yang biasanya melakukan perjalanan pulang kampung atau mudik menggunakan moda transportasi udara, sehingga kenaikan harga tiket dapat menjadi beban tambahan bagi mereka yang ingin berkumpul dengan keluarga.
Menurut Subandi, pembahasan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat perlu melibatkan pihak terkait seperti bandar udara, maskapai penerbangan, serta pemerintah pusat terkait.
Koordinasi yang baik antar pihak akan membantu dalam memastikan ketersediaan dan aksesibilitas tiket pesawat dengan harga yang wajar.
Politisi Partai Golkar ini juga mengemukakan bahwa langkah antisipatif tidak hanya fokus pada pengendalian harga, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan transportasi dan ketersediaan alternatif moda transportasi lainnya.
"Hal ini bertujuan untuk memberikan pilihan yang lebih beragam bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menjelang dan selama bulan Ramadan,"bebernya.
Subandi berharap agar Pemko Palangka Raya dapat segera membentuk tim khusus untuk menangani kedua hal tersebut secara bersamaan.
Peran DPRD akan selalu ada untuk mengawasi dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat Palangka Raya. (MARINI/R)









