BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengungkapkan bahwa hanya satu komoditas yang mengalami kenaikan harga pada pekan berjalan.
Informasi tersebut disampaikan berdasarkan laporan dari Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangkaraya.
"Kenaikan harga terjadi pada komoditas bawang merah, sementara seluruh komoditas pangan penting lainnya tercatat relatif tidak mengalami perubahan signifikan. Kondisi ini menjadi perhatian kami dalam memantau stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat," katanya, Selasa, 20 Januari 2026.
Pihaknya terus mengawasi perkembangan harga komoditas pangan untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah pemantauan dilakukan secara berkala melalui koordinasi dengan pelaku usaha dan dinas terkait.
"DPKUKMP sendiri telah melakukan survei ke berbagai pasar tradisional dan modern di wilayah Kota Palangka Raya. Hasil survei menunjukkan bahwa kenaikan harga bawang merah diduga terkait dengan dinamika pasokan dari daerah penghasil utama," bebernya.
Pemerintah kota juga katanya telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif jika kondisi harga berlanjut atau meluas ke komoditas lain.
Beberapa langkah yang diantisipasi antara lain penguatan distribusi dari gudang cadangan dan kerja sama dengan daerah penghasil komoditas.
Zaini mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berkoordinasi dengan pihak berwenang jika menemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar.
Pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya. (MARINI/R)



