KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, menegaskan bahwa pembangunan Dermaga Waterfront City memiliki nilai strategis bagi pengembangan daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Persiapan Perizinan Pembangunan Dermaga pada Selasa, 20 Januari 2026 di Ruang Rapat Sekda Kapuas. Dermaga direncanakan menjadi kawasan penunjang pariwisata dan perekonomian daerah.

Menurut Usis, proyek Dermaga Waterfront City di Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, diharapkan dapat menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Kapuas. Ia menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan daya tarik daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan Dermaga Waterfront City ini nantinya akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Kapuas. Kita harapkan kawasan ini dapat menjadi daya tarik dan salah satu tujuan bagi masyarakat luar untuk datang dan berkunjung ke Kapuas,” ujar Usis I. Sangkai.

Dalam pembahasan rapat, berbagai aspek teknis dan administrasi perizinan menjadi perhatian utama sebagai langkah awal percepatan pembangunan dermaga. Seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait diminta untuk berperan aktif dan saling bersinergi agar proses perizinan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas, Teguh Yunianto, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut. Ia menegaskan bahwa DPMPTSP siap memfasilitasi serta mengawal seluruh proses perizinan agar pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai regulasi.

Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada peningkatan daya saing daerah, penguatan sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (SABRIANOOR/j)